Argumentasi Allah Satu2nya Tuhan yang Pantas Disembah

Allah menjawab pandangan orang kafir/musyrik yang menganggap ada tuhan2 lain selain Dia:

  1. Allah tdk main-main atau tanpa perhitungan dlm menciptakan segala sesuatu (16). Pesan yang sama juga disebutkan di ayat2 berikut:

Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dengan bermain-main. Kami tidak menciptakan keduanya melainkan dengan haq, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (Ad Dukhaan 44:38-39)

Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah (tujuan/manfaat). Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka. (Shaad 38:27)

Bahkan di ayat lain, disebutkan Allah tdk merasa malu menciptakan makhluk yg tampak hina dan kelihatannya tdk berguna spt nyamuk:

Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: “Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?.” Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik (Al Baqarah 2:26)

Disebutkan di ayat lain, bhw Dia menciptakan segala sesuatunya dg ukuran dan proporsi yang tepat dan sempurna:

Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah. (Al Mulk 67:3-4)

Kemudian dijelaskan juga, kalau saja Allah menciptakan tanpa perhitungan, maka pasti sudah diciptakanNya berbagai tuhan di sisiNya (17). Maha Suci Dia dari sifat2 spt itu (18).
2. Allah satu2nya Dzat yang memiliki segala yang ada di langit dan bumi. Dia juga menciptakan malaikat yang taat, tunduk selalu bertasbih kpdNya setiap waktu (19-20)
3. Allah mempertanyakan, bgmn mgkn makhluk bisa menjadi tuhan, padahal mereka tdk dapat menumbuhkan atau menghidupkan yang mati? (21-22)
4. Allah mempertanyakan, bgm mgkn alam semesta tercipta dg ukuran yg sempurna, bekerja masing2 sesuai fungsinya dg sinkron satu sama lain, dan berjalan masing2 sesuai garis edarnya kalau ada banyak tuhan yang mengaturnya? Pasti semua itu sdh rusak binasa (22). Di ayat lain disebutkan juga:

Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang lain) beserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu (Al Mu’minuun 23:91)
5. Allah pun mempertanyakan, bgmn bisa Dia yang menghisab (menghitung amal perbuatan di hari akhir kelak) akan dihisab juga? Jadi siapa yang menghisab siapa? (23)
6. Allah menantang kaum musyrik dan kafir utk menjawab argumen dan pertanyaan2 sekitar ketuhanan di dalam Al Quran kalau mereka memang benar2 mengetahui ilmunya. Ditegaskan, bhw orang kafir dan musyrik tsb sebenarnya kebanyakan tdk menguasai supporting argument utk mem-backup keyakinannya. Mereka hanya mengikuti tradisi dan kebiasaan nenek moyang saja (24)
7. Allah menegaskan tdk ada satu pun rasul yang diutus tanpa membawa pesan tauhid yang sama, yakni tidak ada tuhan selain Tuhan yang Esa (25)
8. Menjawab anggapan sebagian kaum Musyrik Mekkah bhw malaikat adalah anak perempuan Allah, dibantah dg menyatakan bhw sebenarnya mereka adalah hamba2 Allah yang dimuliakan, patuh dan taat menjalankan tugas2 perintahNya (26-27). Allah pun mengetahui keadaan mereka setiap saat. Mereka tdk memberi pertolongan kpd hambaNya yg lain kecuali atas izinNya dan selalu berhati2 dalam bekerja (28). Di ayat lain, dinyatakan:

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (At Tahrim 66:6)

Allah kemudian mengancam mereka yang meyakini ada tuhan2 tambahan lain selain Allah akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam (29).

Selanjutnya Allah memperlihatkan bukti2 kebesaran bhw Dia adalah satu-satunya Tuhan, Dzat yang kekuasaannya meliputi segala sesuatu:

  1. Proses penciptaan alam semesta. Dia yang menciptakan bumi dan langit dari satu massa / dzat yang kemudian pecah dan berpisah menjadi benda2 langit. Dan Dia yang menciptakan air sbg bahan utama munculnya kehidupan (30). Banyak intelektual Islam yang meyakini bhw ini adalah keterangan Al Quran mengenai teori Big Bang pada proses awal terjadinya alam semesta
  2. Diciptakannya unsur air sbg bahan dasar syarat adanya kehidupan (30), yang baru diketahui belakangan secara ilmiah. Hal ini ditegaskan di ayat berikut:

Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (An Nuur 24:45)
3. Diciptakannya gunung dan jalur2 jalan yang luas dan lebar. Allah menjelaskan gunung berfungsi sbg pasak utk menjaga agar bumi kokoh dan stabil (31). Ini pun sbg bukti kebenaran Al Quran, krn pengetahuan bhw gunung2 memiliki akar yang dalam di bawah permukaan tanah baru diketahui pada abad 19.

Menurut teori lempeng tektonik, kulit bumi berupa 12 lempeng lithosfer setebal 5 sampai 100 km mengepung di atas substratum plastis (astenosfer), yang tebalnya sampai 3000 km. Lempengan tsb bergerak secara horizontal dan saling bertabrakan dari waktu ke waktu dan terlipat ke atas dan ke bawah, melahirkan gunung-gunung (spt tabrakan lempeng India dan lempeng Eurasia menghasilkan formasi rantai pegunungan Himalaya yg terbentuk mulai 45 juta tahun yang lalu). Fase akhir terbentuknya gunung ditandai dengan akar yang jauh menancap ke dalam bumi. Hal ini menyebabkan melambatnya pergerakan lempeng lithosfer. Pada 1960 ditemukan bukti bahwa benua-benua tdk diam, bergerak dg kecepatan 1 cm per tahun di khatulistiwa, dan 9 cm per tahun di jalur pegunungan.

Tanpa gunung, gerakan lithosfer ini akan lebih cepat dan tabrakan antar lempang akan lebih drastis dan mungkin membahayakan kehidupan. Wallahu a’lam…
4. Diciptakannya langit sbg atap yang melindungi (terpelihara) dari masuknya berbagai meteor membentur bumi (32), sbgmn disebutkan juga di ayat lain:

…Dan Dia menahan (benda-benda) langit jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada Manusia. (Al Hajj 22:65)

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah berdirinya langit dan bumi dengan kehendak-Nya… (Ar Ruum 30:25)
5. Diciptakannya matahari dan bulan yang bergerak pada garis edarnya dg teratur shg menyebabkan pergantian malam dan siang (33).

Mengenai ayat2 Allah di alam semesta ini (ayat2 Kauniyah), Allah menegaskan bhw sebenarnya tanda2 eksistensi Allah ini tersebar banyak di langit dan bumi, tampak terlihat jelas oleh seluruh manusia, ttp kebanyakan mereka menolak mengakuinya:

Dan banyak sekali tanda-tanda (kekuasaan Allah) di langit dan di bumi yang mereka melaluinya, sedang mereka berpaling dari padanya. Dan sebahagian besar dari mereka tidak beriman kepada Allah, melainkan dalam keadaan mempersekutukan Allah (dengan sembahan-sembahan lain). (Yusuf 12:105-106)

Maha Benar Allah dg segala firmanNya.

Wallahu a’lam bish-shawab