Karakter Bani Israil (1)

Ayat selanjutnya Allah menjelaskan perilaku manja dari Bani Israil yang meminta sayuran, timun, bawang putih dll ditumbuhkan padahal sebelumnya mereka sudah diberi manna dan salwa. Di tafsir Jalalain dijelaskan akhirnya Allah menghukum Bani Israil karena sikap tidak-bersyukurnya tersebut dan juga karena mereka tetap ingkar kepada ayat-ayat Allah bahkan melampaui batas sampai membunuh bbrp rasul yg diutus kpd mereka (spt Nabi Yahya). Di sini disebutkan, mereka dihukum dlm bentuk kesulitan dan kehinaan hidup (salah satunya berupa serangan Nebukadnezar yg menurut riwayat sampai merobohkan Masjidil Aqsa). Detailnya dijelaskan juga di ayat lain:

Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu, “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar”.
Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana.
(Al Isra 17:4-5)

Allah kemudian mengajak kepada orang non Muslim untuk beriman bersama-sama dengan umat Nabi SAW. Siapa pun mereka sebelumnya, kalau mereka menerima Islam, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa mereka sebelumnya dan menerima pahala amal mereka (62).

Ayat 62 ini kita perlu hati-hati krn banyak disalahartikan oleh mereka yg liberal, dengan memelintirkan tafsir ayat ini utk membenarkan konsep semua agama sama.

Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Sebagai tambahan, kaum Shabiin dijelaskan di tulisan ini.

Ayat 63 dan seterusnya Allah melanjutkan kisah perjalanan Bani Israil:

  • Musa menerima wahyu di bukit Thursina (63)
  • Bani Israil ada yg ingkar dari wahyu (64)
  • Bani Israil dihukum jadi kera krn melanggar perintah tdk boleh kerja di hari Sabtu (65). Di ayat lain disebutkan:

Dan tanyakanlah kepada Bani Israil tentang negeri yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu, di waktu datang kepada mereka ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka terapung-apung di permukaan air, dan di hari-hari yang bukan Sabtu, ikan-ikan itu tidak datang kepada mereka. Demikianlah Kami mencoba mereka disebabkan mereka berlaku fasik. (Al A’raaf 7:163)

Menarik di ayat 66, peristiwa hukuman jadi kera itu dikatakan “sbg peringatan bagi orang di masa itu dan bagi mereka yg datang kemudian“. Menurut Thabari dan Ar Razi, yang berubah menjadi kera bisa jadi ikannya atau bisa juga mereka yang melanggar peraturan tersebut. Mungkin peristiwa perubahan gen ikan/manusia menjadi kera ini masih bisa dilihat jejaknya sampai saat ini. Wallahu a’lam.

  • Kisah sapi betina, dimana Musa as memerintahkan mencarikan sapi untuk menyelesaikan perkara pembunuhan. Di dalam kisah ini tampak sifat Bani Israil yang banyak bertanya thd perintah Allah, bersikap kritis berlebihan dalam beragama, sehingga akhirnya mereka kesulitan mendapatkan sapi yang diminta.

Maha Benar Allah dengan segala firmanNya.

Wallahu a’lam bish-shawwab.