Karakter Bani Israil (3)

Ayat 83 menjelaskan perilaku Bani Israil yang memilih-milih dan mengamalkan hanya sebagian isi Taurat yang sesuai keinginan / kepentingan mereka.

Isi Taurat yang dimaksud adalah sbb:

  • Tidak menyembah selain Allah (83)
  • Berbuat baik kpd kedua orangtua, saudara/kerabat, anak yatim
  • Menjaga perkataan baik kpd sesama (suci ucap)
  • Mendirikan sholat
  • Menunaikan zakat
  • Tidak menumpahkan darah (membunuh) (84)
  • Tidak mengusir saudara dari kampung halaman

Mereka yang selektif dalam melaksanakan hukum Allah sesuai keinginannya inilah yg disebut sebagai Orang yang Membeli Kehidupan Dunia dg Kehidupan Akhirat (86). Dijelaskan juga mereka akan mengalami kehidupan yg hina (di dunia) dan azab di akhirat (85).

Kemudian dijelaskan juga bagaimana diistimewakannya Bani Israil sehingga berturut-turut diturunkan Rasul kpd mereka setelah Musa AS hingga Isa AS (sbg Rasul terakhir dari Bani Israil) (87).

Di akhir ayat 87, digambarkan bagaimana karakter Bani Israil dalam bentuk pertanyaan retoris dari Allah, Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul menyampaikan sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan kalian lalu kalian menjadi sombong, sampai-sampai mereka kalian dustakan dan (bahkan) kamu bunuh?

Di ayat 89-90 dijelaskan kekecewaan dan kedengkian mereka ketika tahu bhw ternyata Muhammad SAW datang membawa Al Quran dan dia bukan dari umat ‘istimewa’ Bani Israil.

Di ayat 93, disimpulkan bagaimana paradigma mereka memandang risalah Allah, yakni ***“sami’na wa’asoina” = “kami mendengar ttp tidak mentaati”***. Na’udzubillah…

Menarik sebenarnya di sini kenapa Allah menjelaskan secara detail karakter Bani Israil. Pasti ada maksudnya…

Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. (Yusuf 12:111)

Apakah mgkn krn memang di akhir zaman (spt sekarang) dunia akan dikuasai oleh mindset mereka (baca: Yahudi/Nasrani)? Sehingga sengaja dijelaskan detail mengenai Bani Israil ini agar kita tidak terlena tanpa sadar perlahan mengikuti pola pikir mereka? Nabi SAW bersabda dalam salah satu hadits berikut:

“Sungguh, engkau akan mengikuti tradisi orang-orang sebelum kalian, sehasta demi sehasta, sejengkal demi sejengkal, hingga kalaulah mereka masuk liang biawak, niscaya kalian mengikuti mereka.” Kami bertanya, “Wahai Rasulullah, Yahudi dan nasranikah?” Nabi menjawab: “Siapa lagi kalau bukan mereka?” (HR Bukhari 6775, Muslim 4822)

Maha Benar Allah dengan segala firmanNya.

Wallahu a’lam