Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya?

(Yunus 10:99)

Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat

(Huud 11:118)


Beragamnya karakter dan budaya manusia sudah menjadi ketetapan Allah SWT. Sudah menjadi ciri khas kehidupan dunia adanya keberagaman pendapat dan kepercayaan. Kita hanya dapat menyampaikan, dan menyerahkan sampainya hidayah kepada Allah SWT.

Jika Al Quran saja dengan terang benderang menyatakan, “Bagimu agamamu dan bagiku agamaku” (109:6), “Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu” (10:99), dan “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik” (16:125), lantas bagaimana mungkin kita memaksakan seluruh manusia harus satu sama semua?