Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha.

(Al Furqan 25:47)

dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat, dan Kami jadikan malam sebagai pakaian, dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan

(An Naba' 78:9-11)

Allah menjelaskan 3 aktivitas yang rutin dan perlu dijaga kesinambungannya sebagai kebutuhan fisik manusia:

  1. Tidur untuk beristirahat.
  2. Malam sebagai pakaian, waktunya untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat pribadi, seperti berkumpul dengan keluarga, me time - merenungi dan mensyukuri keberadaan diri, termasuk juga tidur malam.
  3. Siang sebagai waktu untuk keluar, berusaha, bekerja mencari penghidupan.

Namun di ayat lain, dijelaskan juga, bagi mereka yang beriman, mereka menggunakan waktu pribadinya pada malam hari ini untuk mendekatkan diri kepada Allah dan sedikit tidur, sebagaimana disebutkan di ayat berikut:

Di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar.

(Adz Dzariyat 51:17-18)

Di ayat lain lagi, disebutkan bahwa mengurangi tidur ini adalah juga salah satu dari 4 ciri mereka yang sangat meyakini Al Quran:

Sesungguhnya orang yang benar-benar percaya kepada ayat-ayat Kami adalah (1) mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat itu mereka segera bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula (2) mereka tidaklah sombong.

(3) Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta (4) mereka menafkahkan apa apa rezeki yang Kami berikan.

(As Sajdah 32:15-16)

Maha Benar Allah dengan segala firmanNya.

Wallahu a'lam.