Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. (Ar-Ra'd 13:11)

Carilah hakmu sampai kamu merasa lelah, katakanlah, "Cukuplah Allah bagiku dan sebaik-baiknya pelindung." Dengan begitu, Allah akan memenuhi kebutuhan kalian karena Dia tidak ridha adanya tawakal tanpa ada usaha terlebih dahulu." (HR Al Baihaqi dalam Sya'bul Iman, 1211)

Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sungguh-sungguh tawakal kepada-Nya, sungguh kalian akan diberikan rizki oleh Allah sebagaimana Dia memberikan rizki kepada burung. Pagi hari burung tersebut keluar dalam keadaan lapar dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang. (HR. Ahmad, At-Tirmidzi)


Bertawakal bukanlah excuse untuk tidak memaksimalkan usaha atau tidak sepenuh hati mencari jalan-jalan terbaik dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. PertolonganNya akan turun kepada hambaNya yang telah bersungguh-sungguh dalam mengusahakan kebaikan.

Wallahu a'lam.

Photo credit: Jonathan Chng