Intisari Kandungan Al-Qur’an

Intisari Kandungan Al-Qur’an

Rahasia, intisari, dan tujuan tertinggi Al-Qur’an adaah mengajak para hamba kepada Sang Penguasa mahaluhur. Tuhan dunia dan akhirat, Pencipta seluruh langit, termasuk langit tertinggi, dan Pencipta seluruh bumi, termasuk bumi terbawah, Pencipta segala ada di antara langit dan bumi, Pencipta apa pun ada di balik tanah. Atas dasar itu, surah dan ayat Al-Qur’an berisi tentang enam perkara: tiga perkara mendasar dan sangat penting, dan tiga perkara lain bersifat pelengkap dan penyempurna.

Tiga perkara mendasar dan sangat penting adalah:

  1. Mengenal Allah Dzat yang diserukan;
  2. Mengetahui jalan lurus yang harus ditempuh agar sampai kepada Dzat yang diserukan;
  3. Mengetahui keadaan setelah sampai kepada Dzat yang diserukan.

Tiga perkara pelengkap dan penyempurnanya:

  1. Mengenali keadaan orang-orang yang telah memenuhi seruan dan kelembutan-kelembutan yang ditunjukkan Allah kepada mereka; maksud dan rahasianya ialah memotivasi dan mendorong siapa pun yang belum memenuhi seruan; mengenal keadaan orang-orang yang menyimpang dan menolak seruan; mengetahui bagaimana tekanan dan penolakan Allah terhadap mereka.

  2. Mengisahkan keadaan orang-orang yang menolak, mengungkap kekurangan dan kebodohan mereka saat menentang dan menghujat Allah. Dari sisi negatif, tujuannya adalah mengungkap keburukan dan memberi efek jera kepada mereka. Sedangkan dari sisi positif, tujuannya adalah memberi penjelasan, peneguhan, dan pengokohan.

  3. Mengenal keramaian di persinggahan jalan menuju Dzat yang diserukan, mengetahui bagaimana cara mengambil bekal, memanfaatkan potensi, dan melakukan persiapan.

Itulah enam tujuan mulia Al-Qur’an.

Dikutip dari Jawahirul Qur'an oleh Abu Hamid al-Ghazali al-Thusi.

Photo credit: Adli Wahid