اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْألُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ ، وَالعَمَلَ الَّذِي يُبَلِّغُنِي حُبَّكَ . اللَّهُمَّ اِجْعَلْ حُبَّكَ أَحَبَّ إِليَّ مِنْ نَفْسِيْ وَأَهْلِي ، وَمِنَ المَاءِ البَارِدِ
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu cintaMu dan cinta orang-orang yang mencintaiMu dan aku memohon kepadaMu amal ibadah yang menjadikan cintaMu tercurah kepadaku. Ya Allah, jadikanlah kecintaan kepadaMu lebih aku cintai daripada kepada diriku, keluargaku dan air yang dingin. (HR Tirmidzi 3412)
Wahai Tuhanku,
aku luluh (fana) dalam diriMu
Aku sibuk menyanjungMu
Waktu masih kecil,
Engkau rengkuh aku ke pangkuanMu
Engkau beri aku pakaian makrifat
Engkau kukuhkan aku dengan kelembutanMu
Engkau pindahkan aku dari satu situasi ke situasi yang lain
Engkau jadikan aku menapaki berbagai tahapan amal;
dari tak tahu apa-apa,
kemudian bertaubat, zuhud, rindu, rida,
sampai pada tahapan cinta.
Engkau beri aku minum dari kolamMu
Engkau ringankan aku dalam melakukan disiplin ibadah (riyadlah) kepadaMu,
melaksanakan perintahMu,
dan terbuai dengan firman dan kalamMu
Kini aku sudah besar
Sudah tumbuh kumis dan jambang
Bagaimana mungkin aku berpaling dariMu?
Bukankah ini semua Engkau yang menyiapkan,
sejak aku kecil hingga besar sekarang ini?
Bagiku,
saat ini tak tersisa lagi senandung untukMu,
dan tak tersisa lagi suara untuk memohon padaMu,
sebab aku sungguh-sungguh mencintaiMu
Setiap yang jatuh cinta,
akan senantiasa terbuai pesona terhadap kekasihnya,
dan berpaling muka dari yang selainnya
(Doa oleh Yahya ibn Mu'adz)
Hai orang-orang yang beriman! Siapa yang di antara kamu murtad dari agamanya, maka kelak Allah mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka (pun) mencintai-Nya; (kaum) yang lemah lembut terhadap orang-orang mukmin, namun tegas terhadap orang-orang kafir. Mereka berjihad di jalan Allah dan tidak takut kepada celaan pencela. Itulah karunia Allah, dianugerahkanNya kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas (anugerahNya), lagi Maha Mengetahui. (Al-Maidah 5:54)
Photo credit: ekrem osmanoglu