Ali Imran 3 : 23-37

Masih melanjutkan ayat2 sebelumnya, di sini Allah menyindir kaum Yahudi dan Nasrani (kaum yg diturunkan kitab suci kpd mereka) dimana sebagian mereka memilih berpaling ingkar dari isi kitab suci mereka (23). Disebutkan salah satu penyebabnya adalah mereka merasa aman dari api neraka, merasa istimewa utk ikut masuk neraka bersama umat2 lain, terlepas dari apa pun yg mereka amalkan (24). Padahal masuk neraka / surga tergantung (salah satunya) dari timbangan amal di…

Ali Imran 3 : 10-22

Allah menegaskan bahwa tidak ada yg bisa menyelamatkan seseorg dari siksa Allah, walaupun punya banyak keturunan dan harta melimpah (10-12). Terkait dg atribut dunia ini, di ayat lain dijelaskan bhw ‘harga’ yang harus dibayar utk mendekatkan diri kpd Allah tdk lain adalah iman dan amal saleh. Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikitpun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal (saleh, mereka…

Al Baqarah 2 : 283 - Ali Imran 3 : 9

Adab dlm Bermuamalah (2) Ayat 283 masih menjelaskan mengenai adab bermuamalat: Bila dalam perjalanan dan kita kesulitan menuliskannya maka sebaiknya ada jaminan berupa barang yg dipegang oleh yg berpiutang Bagi para saksi, mereka dilarang mengingkari / menyembunyikan kesaksiannya Allah yang Maha Meliputi Ayat 284 menjelaskan sifat Allah yang Maha Meliputi segala sesuatu: Semua yg ada di bumi adalah milikNya Semua niat baik dan buruk; yg ditampakkan dan yg disembunyikan di dalam…

Tidak Berputus Asa dari Rahmat dan Ampunan-Nya

Tidak Berputus Asa dari Rahmat dan Ampunan-Nya

Manusia, kita semua, tidak ada yang bebas dari kesalahan. Bahkan dalam salah satu hadits, dikatakan, manusia di akhir zaman, banyak yang pagi masih beriman namun terjerumus dalam kekufuran di sore hari, dan juga sebaliknya. Taubatnya Orang yang Melampaui Batas Apa pun yang terjadi, sebesar apa pun dosa, maksiat, dan khilaf kita, berapa pun seringnya kita lakukan, Allah melarang kita untuk berputus asa dari rahmat dan ampunan-Nya. Katakanlah, "Hai hamba-hamba-Ku…