Tiga Dimensi Perlindungan Berdasarkan Al-Qur’an Mukadimah Salah satu bentuk ketergantungan seorang hamba kepada Allah adalah doa. Dalam menghadapi musibah — baik berupa bencana alam, wabah penyakit, maupun kerusakan moral — Al-Qur’an mengajarkan bahwa hanya Allah yang memiliki kuasa penuh untuk mengangkat, menolak, dan memalingkan segala mara bahaya. Berikut adalah sebuah doa yang disusun oleh ulama terdahulu, sepenuhnya dari prinsip-prinsip Al-Qur’an, menggunakan tiga kata kerja yang masing-masing memiliki landasan ayat…
9 posts tagged 012 Yusuf
Menafsirkan Saat Mendalami Al-Qur'an
"Berkenaan dengan menafsirkan Al-Qur'an dengan pikiran tanpa dalil, dan bahaya yang mengintai pelakunya." Rasulullah Saw. pernah bersabda, Siapa saja yang menakwilkan Al-Qur'an dengan akalnya sendiri, maka sesungguhnya ia tengah menyiapkan tempat duduknya dari api neraka Para ulama yang menakwilkannya berdasarkan makna lahiriah menyalahkan mereka yang ahli tasawuf karena telah melakukan penakwilan terhadap Al-Qur'an. Mereka menuduh, bahwa para ahli tasawuf tidak melengkapi diri dengan hadis sebagaimana yang diriwayatkan oleh…
Setan dan Permusuhannya
Hal pertama yang menonjol dari uraian ayat-ayat al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi saw. menyangkut setan adalah penjelasan tentang sifat-sifat buruk yang disandangnya serta permusuhannya terhadap manusia. Delapan puluh delapan kali, kata syaithan/setan, baik dalam bentuk tunggal maupun jamak (syayathin), ditemukan dalam al-Qur’an. Sepanjang itu, Allah menyebutkan banyak sifat-sifatnya. Misalnya: menakut-nakuti manusia dan memerintahkan kepada kekejian (al-Baqarah 2:268); merasuk ke dalam diri manusia dan menjadikannya tak tahu arah…
Mengambil Hikmah Perjalanan
Maka apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi sehingga mereka dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka; Allah telah menimpakan kebinasaan atas mereka dan orang-orang kafir akan menerima (akibat-akibat) seperti itu. (Muhammad 47:10) Kami tidak mengutus sebelum kamu, melainkan orang laki-laki yang Kami berikan wahyu kepadanya diantara penduduk negeri. Maka tidakkah mereka bepergian di muka bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul) dan sesungguhnya…
Yusuf 12 : 99-111
Sikap Yusuf terhadap Orangtua dan Saudaranya Melanjutkan ayat sebelumnya, orangtua beserta saudara-saudara Yusuf kemudian berangkat menemui Yusuf di Mesir. Diceritakan Yusuf merangkul ibu bapaknya ketika mereka bertemu (99). Sebagai tanda hormat, Yusuf mempersilahkan ibu dan bapaknya duduk di atas kursinya sambil dia bersujud kpd mereka dan berkata, “Wahai ayahku inilah ta’bir mimpiku yang dahulu itu; sesungguhnya Tuhanku telah menjadikannya suatu kenyataan. Dan sesungguhnya Tuhanku telah berbuat baik kepadaku, ketika…
Yusuf 12 : 43-98
Sikap Yusuf dalam Menerima Jabatan Raja berkata (kepada orang-orang terkemuka dari kaumnya), "Sesungguhnya aku bermimpi melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan tujuh bulir lainnya yang kering". Hai orang-orang yang terkemuka, "Terangkanlah kepadaku tentang ta'bir mimpiku itu jika kamu dapat mena'birkan mimpi". Mereka menjawab, "(Itu) adalah mimpi-mimpi yang kosong dan…
Yusuf 12 : 31-42 (terjemah)
Maka tatkala wanita itu (Zulaikha) mendengar cercaan mereka, diundangnyalah wanita-wanita itu dan disediakannya bagi mereka tempat duduk, dan diberikannya kepada masing-masing mereka sebuah pisau (untuk memotong jamuan), kemudian dia berkata (kepada Yusuf), "Keluarlah (nampakkanlah dirimu) kepada mereka". Maka tatkala wanita-wanita itu melihatnya, mereka kagum kepada (keelokan rupa)nya, dan mereka melukai (jari) tangannya dan berkata, "Maha sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat…
Yusuf 12 : 15-30 (terjemah)
Maka tatkala mereka membawanya dan sepakat memasukkannya ke dasar sumur (lalu mereka masukkan dia), dan (di waktu dia sudah dalam sumur) Kami wahyukan kepada Yusuf, "Sesungguhnya kamu akan menceritakan kepada mereka perbuatan mereka ini, sedang mereka tiada ingat lagi". Kemudian mereka datang kepada ayah mereka di sore hari sambil menangis. Mereka berkata, "Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami,…