Adh-Dhuha 93 : 1-11 dan Al-Insyirah 94 : 1-8

Adh-Dhuha 93 : 1-11 dan Al-Insyirah 94 : 1-8

Para Mufasir sepakat surah Adh-Dhuha dan Al-Insyirah keduanya diturunkan di Mekkah. Menurut At-Tabrisi (wafat 548H) kedua surah ini awalnya berasal dari satu surah karena Nabi saw biasa membaca keduanya sekaligus dalam satu rakaat tanpa dipisahkan dengan Basmalah, di samping kesamaan gaya bahasa dan isinya. Sebagian besar Mufasir berpendapat Adh-Dhuha dan Al-Insyirah menjelaskan kondisi Rasulullah pada awal kerasulan serta pertolongan Allah terhadap dakwah beliau. Namun demikian, di dalam surah ini sebenarnya…

Al-Insan 76 : 23-31

Al-Insan 76 : 23-31

Persiapan dalam Berdakwah Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur'an kepadamu (hai Muhammad) dengan berangsur-angsur (23), Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antar mereka (24), Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang (25), Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang dimalam hari (26) Allah SWT kemudian menjelaskan kepada Rasulullah…

Al-Muddatstsir 74 : 1-7

Al-Muddatstsir 74 : 1-7

Surah Al-Mudatstsir termasuk kelompok surah Makkiyah. Asal kata al-Muddatstsir adalah al-Mutadatsir, yakni orang yang berselimut dengan pakaiannya untuk tidur atau untuk kehangatan. Sebagian ulama berpendapat awal surah Muddatstsir adalah ayat yang pertama kali turun, bukan awal surah Al-'Alaq seperti pendapat mayoritas ulama. Pendapat ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan Bukhari dari Jabir ra, bahwasanya dia berkata, "Yang pertama kali turun dari Al-Qur'an adalah ayat-ayat awal Surah Muddatstsir." Persiapan sebelum…

Al-Muzammil 73 : 8-20

Al-Muzammil 73 : 8-20

Refleksi Perjuangan Dakwah Rasulullah saw Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadatlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan. (Dialah) Tuhan masyrik dan maghrib, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, maka ambillah Dia sebagai pelindung. Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik. Di awal dakwah Nabi saw di Mekkah, Allah SWT memberikan bekal berupa kesiapan ruhani sebagai berikut: Melaksanakan ibadah dengan sungguh-sungguh dan penuh ketekunan (8). Yakni…

Al-Muzammil 73 : 1-9

Al-Muzammil 73 : 1-9

Surah ini termasuk kelompok Makkiyah, dinamakan Al-Muzammil, artinya orang yang berselimut dengan pakaian-pakaiannya, yang menceritakan peristiwa Nabi saw ketika awal menerima wahyu. Selain itu, karena surah ini dimulai dengan perintah Allah SWT agar Nabi saw beranjak dari berselimut dan bangkit untuk menyampaikan risalah Islam. Keutamaan Bangun Malam untuk Beribadah Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu…

Shaad 38 : 65-88

Rasul dan Misi Kerasulan Allah menjelaskan misi utama diutusnya para rasul adalah: Pemberi peringatan (atas balasan amal kebaikan dan keburukan) (65) Menyampaikan pesan Tauhid (65-66) Kemudian dijelaskan juga beberapa ciri seorang rasul: Rasul tidak akan mengetahui sesuatu hal tanpa izin Allah SWT (69-70) Rasul tidak akan meminta upah atau keuntungan duniawi apa pun, seperti finansial, kekuasaan atau ketenaran atas dakwahnya (86) Rasul tidak akan mengada-ada, menyampaikan sesuatu kecuali atas bimbingan…

Asy Syu'ara' 26 : 83-191

Asy Syu'ara' 26 : 83-191

Kisah Nabi Ibrahim as (2) Doa Ibrahim as Melanjutkan kisah Ibrahim as, Al-Qur'an mendokumentasi 6 permohonan Ibrahim as terkait diri dan keluarganya: (Ibrahim berdoa), "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan, dan ampunilah bapakku, karena sesungguhnya ia adalah termasuk…

Al Furqan 25 : 56-77

Al Furqan 25 : 56-77

Misi dan Tugas Kerasulan Melanjutkan sikap pengingkaran yang diterima oleh para Rasul dari umatnya, Allah kemudian menjelaskan misi, etika dan tugas kerasulan sebagai berikut: Misi para Rasul adalah menyampaikan berita gembira dan memberi peringatan (56): Membawa berita gembira kepada mereka yang mencari kebenaran. Kejelasan siapa seharusnya yang diibadahi (ajaran Tauhid), bagaimana caranya beribadah yang diterima oleh Tuhan serta apa balasan atas amal kebaikan yang dikerjakan. Memberi peringatan kepada mereka yang…