Kaya Bukan Tanda Mulia: Ketegasan Surah Az-Zukhruf

Kaya Bukan Tanda Mulia: Ketegasan Surah Az-Zukhruf

Pernahkah kita bertanya-tanya: mengapa orang yang jauh dari agama justru hidupnya terlihat lebih makmur? Mengapa perusahaan-perusahaan raksasa dunia dikendalikan oleh mereka yang tidak mengenal shalat, sementara banyak orang shalih hidup dalam kesederhanaan? Pertanyaan ini bukan pertanyaan baru. Kaum Quraisy pun pernah mempertanyakan hal serupa — bahkan lebih tajam lagi: mengapa Nabi yang diutus Allah bukan orang kaya dan berkuasa dari Makkah atau Thaif? Allah menjawab keberatan ini dengan tiga ayat yang…

Mewarisi Bumi dan Surga

Di dalam Al-Qur'an, konsep "mewarisi" (al-wiratsah) digunakan Allah SWT untuk menggambarkan bagaimana hamba-hamba-Nya yang saleh akan menerima kemuliaan, baik di dunia (berupa bumi) maupun di akhirat (berupa surga). Berikut adalah ayat-ayat yang menerangkan hal tersebut: 1. Bumi Diwariskan kepada Orang Saleh/Beriman Janji Allah mengenai warisan bumi ini berkaitan dengan kepemimpinan, keberkahan, dan kejayaan bagi mereka yang berpegang teguh pada iman. Surah Al-Anbiya Ayat 105 Ayat ini adalah…

Dia yang Maha Dekat dengan HambaNya

Dia yang Maha Dekat dengan HambaNya

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (Al-Baqarah 2:186) Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya (Qaf 50:16) Apakah mereka…

Menafsirkan Saat Mendalami Al-Qur'an

Menafsirkan Saat Mendalami Al-Qur'an

"Berkenaan dengan menafsirkan Al-Qur'an dengan pikiran tanpa dalil, dan bahaya yang mengintai pelakunya." Rasulullah Saw. pernah bersabda, Siapa saja yang menakwilkan Al-Qur'an dengan akalnya sendiri, maka sesungguhnya ia tengah menyiapkan tempat duduknya dari api neraka Para ulama yang menakwilkannya berdasarkan makna lahiriah menyalahkan mereka yang ahli tasawuf karena telah melakukan penakwilan terhadap Al-Qur'an. Mereka menuduh, bahwa para ahli tasawuf tidak melengkapi diri dengan hadis sebagaimana yang diriwayatkan oleh…

Setan dan Permusuhannya

Setan dan Permusuhannya

Hal pertama yang menonjol dari uraian ayat-ayat al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi saw. menyangkut setan adalah penjelasan tentang sifat-sifat buruk yang disandangnya serta permusuhannya terhadap manusia. Delapan puluh delapan kali, kata syaithan/setan, baik dalam bentuk tunggal maupun jamak (syayathin), ditemukan dalam al-Qur’an. Sepanjang itu, Allah menyebutkan banyak sifat-sifatnya. Misalnya: menakut-nakuti manusia dan memerintahkan kepada kekejian (al-Baqarah 2:268); merasuk ke dalam diri manusia dan menjadikannya tak tahu arah…

Az-Zukhruf 43 : 74-89 (terjemah)

Sesungguhnya orang-orang yang berdosa kekal di dalam azab neraka Jahannam. Tidak diringankan azab itu dari mereka dan mereka di dalamnya berputus asa. Dan tidaklah Kami menganiaya mereka tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. Mereka berseru, "Hai Malik biarlah Tuhanmu membunuh kami saja". Dia menjawab, "Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini)". Sesungguhnya Kami benar-benar telah memhawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan di antara kamu benci…

Az-Zukhruf 43 : 48-73 (terjemah)

Dan tidaklah Kami perlihatkan kepada mereka sesuatu mukjizat kecuali mukjizat itu lebih besar dari mukjizat-mukjizat yang sebelumnya. Dan Kami timpakan kepada mereka azab supaya mereka kembali (ke jalan yang benar). Dan mereka berkata, "Hai ahli sihir, berdoalah kepada Tuhanmu untuk (melepaskan) kami sesuai dengan apa yang telah dijanjikan-Nya kepadamu; sesungguhnya kami (jika doamu dikabulkan) benar-benar akan menjadi orang yang mendapat petunjuk. Maka tatkala Kami hilangkan azab itu dari mereka,…

Az-Zukhruf 43 : 23-47 (terjemah)

Dan demikianlah, Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang pemberi peringatanpun dalam suatu negeri, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata, "Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami adalah pengikut jejak-jejak mereka". (Rasul itu) berkata, "Apakah (kamu akan mengikutinya juga) sekalipun aku membawa untukmu (agama) yang lebih (nyata) memberi petunjuk daripada apa yang kamu dapati bapak-bapakmu menganutnya?" Mereka menjawab, "Sesungguhnya…