Menafsirkan Saat Mendalami Al-Qur'an

Menafsirkan Saat Mendalami Al-Qur'an

"Berkenaan dengan menafsirkan Al-Qur'an dengan pikiran tanpa dalil, dan bahaya yang mengintai pelakunya." Rasulullah Saw. pernah bersabda, Siapa saja yang menakwilkan Al-Qur'an dengan akalnya sendiri, maka sesungguhnya ia tengah menyiapkan tempat duduknya dari api neraka Para ulama yang menakwilkannya berdasarkan makna lahiriah menyalahkan mereka yang ahli tasawuf karena telah melakukan penakwilan terhadap Al-Qur'an. Mereka menuduh, bahwa para ahli tasawuf tidak melengkapi diri dengan hadis sebagaimana yang diriwayatkan oleh…

Setan dan Permusuhannya

Setan dan Permusuhannya

Hal pertama yang menonjol dari uraian ayat-ayat al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi saw. menyangkut setan adalah penjelasan tentang sifat-sifat buruk yang disandangnya serta permusuhannya terhadap manusia. Delapan puluh delapan kali, kata syaithan/setan, baik dalam bentuk tunggal maupun jamak (syayathin), ditemukan dalam al-Qur’an. Sepanjang itu, Allah menyebutkan banyak sifat-sifatnya. Misalnya: menakut-nakuti manusia dan memerintahkan kepada kekejian (al-Baqarah 2:268); merasuk ke dalam diri manusia dan menjadikannya tak tahu arah…

Bersikap Lemah Lembut

Bersikap Lemah Lembut

Suatu hari Aisyah duduk di atas untanya, tapi untanya sulit berjalan, akhirnya Aisyah memukul-mukul unta tersebut agar mau berjalan. Melihat itu Rasulullah berkata, "Berlakulah dengan lembut wahai Aisyah. Sesungguhnya kelembutan itu tidak ada pada sesuatu kecuali bahwa sesuatu itu akan menjadi indah, dan tidaklah kelembutan itu dicabut dari sesuatu kecuali sesuatu itu akan cacat" (HR Muslim) Di lain waktu Rasulullah juga bersabda, Sesungguhnya Allah itu Maha Pengasih dan…

Teguh dalam Keimanan

Teguh dalam Keimanan

Janganlah sekali-kali engkau mengarahkan kedua matamu (yakni jangan memberikan perhatian yang besar) kepada apa yang dengannya Kami telah menyenangkan golongan dari mereka (orang-orang kafir) sebagai bunga kehidupan dunia supaya Kami menguji mereka dengannya. Dan rezeki Tuhan Pemeliharamu lebih baik dan lebih kekal. Dan perintahkanlah keluargamu melaksanakan sholat dan bersungguh-sungguhlah bersabar atasnya. Kami tidak meminta kepadamu rezeki, Kamilah yang menganugerahkan rezeki kepadamu. Dan kesudahan (yang baik di dunia dan di akhirat)…

Thaaha 20 : 125 - Al Anbiyaa' 21 : 15

Orang yang Mengabaikan Ayat2 Allah Allah menjelaskan, bhw ada sekelompok manusia yang akan dibangkitkan dlm keadaan buta, krn mereka mereka mengabaikan ayat2 Allah (baik ayat2 Al Quran – ayat Qauliyah, maupun fenomena alam semesta – ayat Kauniyah), padahal ayat2 Allah tsb sudah sampai kpd mereka. Mereka sengaja ‘dilupakan’ Allah di akhirat sbgmn mereka telah melupakan ayat2 Allah ketika di dunia (125-126). Di ayat lain, sikap mereka ini dijelaskan juga: Maka apakah mereka…

Thaahaa 20 : 99-124

Al-Qur'an – Kandungan dan Adab Membacanya Al-Qur'an diturunkan dengan dua tujuan, sbg peringatan dan sbg kabar gembira. Allah menjelaskan kandungan Al-Qur'an yang berupa peringatan adalah dalam bentuk: Kisah-kisah umat terdahulu (spt kisah Musa di ayat2 sebelumnya) (99) Peristiwa yang terjadi pada hari Kiamat (102-112) – akan dijelaskan terpisah Kemudian Allah menjelaskan bbrp karakteristik Al Quran: Al Quran diturunkan dlm bahasa Arab, agar mudah dimengerti oleh Nabi SAW dan masyarakat sekitarnya (113). Di…

Thaahaa 20 : 77-98

Kisah Musa as (3) Kisah Musa: Bani Israil Meninggalkan Mesir Melanjutkan kisah Musa as sebelumnya, setelah berbagai bencana menimpa Fir’aun dan negeri Mesir, spt angin topan, hujan belalang, katak, kutu, darah, dan musim kemarau, Allah memerintahkan Musa as utk mengajak Bani Israil pergi meninggalkan negeri Mesir pada malam hari (77). Sebagai informasi, menurut kitab Perjanjian Lama, peristiwa ini terjadi setelah Allah menurunkan siksaNya, berupa mewafatkan seluruh anak sulung bangsa…

Thaahaa 20 : 49-76

Kisah Musa as (2) Dialog Fir’aun dan Musa as Mengenai Ketuhanan Fir’aun bertanya kpd Musa mengenai siapa Tuhan yang disebut Musa – yang sebelumnya tdk pernah dikenal oleh Fir’aun (49). Musa as menjawab, bhw Tuhan nya adalah Dzat yang memiliki sifat yang tdk mungkin bisa disamakan oleh siapa dan apa pun, termasuk Fir’aun, yakni: Tuhan yg menciptakan segala yang hidup dan menganugerahi mereka dg sifat, insting dan…