Surah ini termasuk kelompok Makkiyyah. Dinamakan Al-Mursalat karena ayat pertama surah ini dijadikan sumpah, yakni "Demi (malaikat) yang diutus untuk membawa kebaikan." Hal menarik di dalam surah ini adalah sistematisasi bahasan pada ayat 7 - 49 dimana setiap bahasannya diakhiri oleh: وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. Dijelaskan ada…
14 posts tagged juz 29
Al-Insan 76 : 23-31
Persiapan dalam Berdakwah Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur'an kepadamu (hai Muhammad) dengan berangsur-angsur (23), Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antar mereka (24), Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang (25), Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang dimalam hari (26) Allah SWT kemudian menjelaskan kepada Rasulullah…
Al-Insan 76 : 1-22
Surah ini termasuk kelompok Madaniyyah walaupun di dalamnya banyak membahas mengenai keadaan akhirat yang menjadi ciri surah Makiyyah. Dinamakan Al-Insan (manusia) karena dimulai dengan penjelasan mengenai perjalanan kehidupan manusia. Perjalanan Kehidupan Manusia Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut? (1), Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan)…
Al-Qiyamah 75 : 1-40
Surah ini termasuk kelompok Makkiyah. Dinamakan Al-Qiyamah karena dimulai oleh sumpah Allah menggunakan hari Kiamat, yang menunjukkan kedahsyatannya, pembuktian kejadiannya dan penyesalan bagi mereka yang mengingkarinya. Mereka yang Mengingkari Hari Kiamat Aku bersumpah demi hari kiamat, dan Aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri). Allah SWT membuka surah ini dengan bersumpah atas dua peristiwa berikut yang bertujuan agar manusia benar-benar memperhatikannya: Datangnya hari Kiamat yang pasti (1) Penyesalan…
Al-Muddatstsir 74 : 8-56
Pelajaran dari Kisah Walid bin Mughirah Kisah ini diawali dengan penjelasan kesudahan bagi orang kafir di Akhirat: Mereka akan mengalami kesusahan yang tidak ada hentinya (8-10) Mereka akan menerima balasan atas kemungkaran mereka. Diterangkan bahwa siksa ini adalah sesuatu yang sangat pasti, yang diilustrasikan Allah SWT sendirilah yang akan memberikan balasan azabNya atas manusia yang Dia ciptakan (11). Allah SWT menggambarkan profil seseorang yang diberi karunia berlimpah ilmu, keturunan, materi…
Al-Muddatstsir 74 : 1-7
Surah Al-Mudatstsir termasuk kelompok surah Makkiyah. Asal kata al-Muddatstsir adalah al-Mutadatsir, yakni orang yang berselimut dengan pakaiannya untuk tidur atau untuk kehangatan. Sebagian ulama berpendapat awal surah Muddatstsir adalah ayat yang pertama kali turun, bukan awal surah Al-'Alaq seperti pendapat mayoritas ulama. Pendapat ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan Bukhari dari Jabir ra, bahwasanya dia berkata, "Yang pertama kali turun dari Al-Qur'an adalah ayat-ayat awal Surah Muddatstsir." Persiapan sebelum…
Al-Muzammil 73 : 8-20
Refleksi Perjuangan Dakwah Rasulullah saw Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadatlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan. (Dialah) Tuhan masyrik dan maghrib, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, maka ambillah Dia sebagai pelindung. Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik. Di awal dakwah Nabi saw di Mekkah, Allah SWT memberikan bekal berupa kesiapan ruhani sebagai berikut: Melaksanakan ibadah dengan sungguh-sungguh dan penuh ketekunan (8). Yakni…
Al-Muzammil 73 : 1-9
Surah ini termasuk kelompok Makkiyah, dinamakan Al-Muzammil, artinya orang yang berselimut dengan pakaian-pakaiannya, yang menceritakan peristiwa Nabi saw ketika awal menerima wahyu. Selain itu, karena surah ini dimulai dengan perintah Allah SWT agar Nabi saw beranjak dari berselimut dan bangkit untuk menyampaikan risalah Islam. Keutamaan Bangun Malam untuk Beribadah Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu…
